Belajar Batik Menyenangkan Bersama Kelas Internasional UM iCamp 2018

Malang – UM iCamp 2018 sudah memasuki hari kedua (25/8). Di hari kedua ini, para peserta diajak untuk bersama-sama belajar membatik. Batik yang akan mereka pelajari kali ini adalah Batik Canting dan Batik Jumput.

 

Bertempat di Pendopo Campsite Dusun Sahabat Alam, Karangploso, Kabupaten Malang, para peserta memulai kelas dengan mendengarkan penjelasan dari Ibu Ike selaku pengajar. Mereka pun ramai-ramai mulai menggambar di kain mereka masing-masing setelah memahami mekanisme membatik Canting. Setelahnya, mereka mulai memasukkan canting ke dalam lilin dan melapisi gambaran mereka dengan lilin yang telah dipanaskan.

 

Sembari menantikan keringnya lilin untuk Batik Canting mereka, para peserta kembali diminta untuk memperhatikan instruksi dari Bu Ike. Kali ini Bu Ike menjelaskan mekanisme membatik Jumput. Dalam proses membuat Batik Jumput ini, peserta diminta menali kain mereka masing-masing untuk diwarna sesuai ruas-ruas yang telah dibuat dengan tali tadi.

 

Setelah memasangkan tali-tali untuk Batik Jumput mereka, mereka sudah dapat menggantung Batik Canting mereka di tali-tali yang telah dipasang oleh panitia di sekeliling venue. Setelah istirahat sekitar 15 menit, mereka mulai melanjutkan aktivitas mereka dengan mewarnai kain Batik Canting mereka.

 

Ketika ditanya tentang kesan mereka belajar membatik hari ini, Udaev Bobur, seorang peserta dari Uzbekistan merasa senang bisa belajar membatik untuk pertama kalinya. Lain halnya dengan Akane serta Ayana, dua peserta dari Jepang, yang merasa kesulitan melapisi motif batik mereka dengan lilin yang panas. Ketika disinggung tentang kemiripan batik dengan pakaian adat dari negara mereka masing-masing, mereka bertiga sama-sama menyebutkan tidak ada jenis pakaian seperti Batik Canting di negara mereka. Mereka hanya menemukan kesamaan antara Batik Jumput dengan pakaian tradisional di negara mereka, meskipun tidak benar-benar mirip.

 

Kelas Batik akan dilaksanakan selama dua kali dalam program UM iCamp 2018 ini. Melalui kelas ini, diharapkan para peserta dapat mengenal lebih dalam mengenai budaya di Indonesia.

 

 

Reporter: Faizah Zakiyah D.