Belajar Membuat Lampion dengan Mudah Hanya di UM iCamp 2018

Malang - Setelah seharian melakukan beberapa workshop hari ketiga, para peserta UM iCamp 2018 diajak untuk belajar membuat lentera dan lampion melalui workshop malam itu (26/8). Bertempat di Dusun Sahabat Alam, para peserta memulai workshopnya dengan merakit sederhana bingkai yang telah dibagikan kepada peserta. Dengan dibimbing oleh LO, mereka merekatkan bingkai dengan bahan-bahan lainnya.

 

Proses pembuatan lentera dimulai dengan memasang kertas fire proof untuk direkatkan ke kawat melingkar berdiameter 10-15 cm. Setelah merekat, kertas fire proof tersebut dilubangi di bagian bawahnya untuk meletakkan botol air plastik yang telah dimodifikasi sebagai tempat lilin. Selepasnya, para peserta pun beramai-ramai menggantungkan lentera yang telah mereka buat dengan tali yang disediakan oleh panitia.

 

Keseruan workshop ini tidak berhenti di sana saja. Setelah membuat lentera, para peserta juga diajak untuk menerbangkan lampion siap jadi yang telah disiapkan oleh panitia. Bersama-sama, mereka diajak berpindah ke lapangan depan pendopo untuk menyalakan sekaligus menerbangkan lampion.

 

Para peserta yang dibagi menjadi beberapa kelompok asyik menuliskan pesan dan harapan mereka di atas permukaan kertas lampion. Beberapa peserta bahkan menuliskan harapan mereka dalam bahasa dari negara mereka. Puja, seorang peserta asal India, menyebutkan, "Sangat menyenangkan bisa menuliskan harapan kita untuk diterbangkan bersama lampion."

 

Mirip dengan Puja, Udaev Bobur, seorang peserta dari Uzbekistan juga merasa senang belajar membuat lentera dan menerbangkan lampion. Ketika ditanya apakah pernah belajar membuat lentera ataupun lampion sebelumnya, ia dengan antusias menjelaskan, "Di negara saya, cara membuatnya hampir sama. Yang berbeda, kami menerbangkannya dengan angin, bukan dengan parafin."

 

Selesai acara penerbangan lampion di langit Dusun Sahabat Alam, para peserta diminta untuk segera membereskan barang bawaan masing-masing dan beristirahat karena keesokan paginya akan melakukan perjalanan ke desa Mulyorejo, kecamatan Ngantang, kabupaten Malang, untuk mengikuti serangkaian acara dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang sejak 27 Agustus sampai 29 Agustus 2018.

 

 

 

Reporter: Nada Humaida Rohmah & Faizah Zakiyah D