Wisata Budaya UM iCamp 2018 Bersama Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang

Malang – UM iCamp 2018 telah memasuki hari keempat kemarin (27/8). Setelah dua hari menikmati belajar di Dusun Sahabat Alam, kini para peserta UM iCamp 2018 diajak berpindah ke Desa Selorejo, Ngantang, Kabupaten Malang untuk menikmati acara Pesona Desa Wisata.

 

Seusai melalui perjalanan selama dua jam langsung dari Dusun Sahabat Alam, mereka disambut secara langsung di lapangan depan Balai Desa Mulyorejo. Di sana para peserta diajak untuk menyaksikan tari-tarian, nyanyian-nyanyian dan atraksi yang dipersembahkan oleh warga asli Ngantang. Mereka juga diajak untuk melihat pameran karya produksi masyarakat Ngantang.

 

Di acara yang dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata dan Budaya Kabupaten Malang ini, para peserta telah belajar secara langsung budaya yang tumbuh bersama masyarakat di Malang. Di sini mereka dapat menyaksikan secara langsung penampilan tarian yang telah mereka pelajari di Workshop Tari Nusantara di Dusun Sahabat Alam beberapa hari yang lalu.

 

Selain itu, para peserta juga sangat tertarik dengan penampilan dari seorang penyanyi yang melantunkan lagu-lagu Jawa dan Indonesia. Mereka juga dengan senang hati ikut naik ke atas panggung untuk ikut menari dan bernyanyi bersama kakak penyanyi. “Saya suka menari di sini. Menyenangkan sekali,” ujar Masaki Ito, salah soerang peserta asal Jepang.

 

Selepas menikmati penampilan-penampilan tersebut, para peserta diajak untuk menaiki perahu mengelilingi waduk Selorejo. Di tengah perjalanan mereka diajak mampir di tempat wisata Waduk Selorejo untuk berfoto di surganya Waduk Selorejo.

 

Di hari pertama di Desa Selorejo, Ngantang, ini para peserta akan tinggal bersama penduduk asli desa untuk merasakan bagaimana hidup sebagai masyarakat Indonesia. Mereka juga diajak untuk menikmati makanan dan camilan dengan cita rasa khas Indonesia asli. Di hari kelima nanti, seluruh peserta UM iCamp 2018 akan diajak untuk melakukan permainan-permainan seru di Graha Wiyata Waduk Selorejo, Ngantang.

 

 

Reporter: Faizah Zakiyah D.