Capai 53 Mahasiswa, Program Kerjasama Internasional Universitas Negeri Malang Kian Berkembang

M

ahasiswa Internasional Aktif Universitas Negeri Malang pada tahun ajaran 2016/2017 mencapai 53 orang dari 17 negara, yaitu Amerika, Komoro, Fiji, Hungaria, Korea Selatan, Laos, Libya, Madagaskar, Mauritius, Palestina, Papua New Guinea, Sierra Leonne, Tanzania, Thailand, Timor Leste, Uganda, dan Vietnam. Para mahasiswa internasional tersebut disponsori oleh berbagai program, antara lain program Indonesian Overseas Program (IOP), Darmasiswa, Kemitraan Negara Berkembang (KNB), Skema KNB, Beasiswa Unggulan (BU), Mandiri (Self-funding), dan mahasiswa magang dari Yala Rajabhat University (YRU), Thailand.

Indonesian Overseas Program (IOP) merupakan program Kedutaan Amerika berupa kegiatan intensif satu semester di Malang untuk meningkatkan pengetahuan kebudayaan dan kemampuan berbahasa Indonesia. Dua orang mahasiswa Amerika terpilih sebagai peserta program ini di Universitas Negeri Malang.

Darmasiswa merupakan program beasiswa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia yang ditujukan untuk memberi pengalaman belajar bahasa dan budaya Indonesia selama satu tahun bagi pelajar dan alumni universitas negara lain yang memiliki hubungan diplomatik dengan Indonesia. Saat ini Universitas Negeri Malang memiliki 12 orang mahasiswa program Darmasiswa yang mempelajari Bahasa dan Budaya Indonesia di BIPA Universitas Negeri Malang.

Kemitraan Negara Berkembang (KNB) adalah beasiswa Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi yang ditujukan untuk mempromosikan pendidikan tinggi Indonesia kepada masyarakat dunia. Beasiswa KNB di Universitas Negeri Malang akan memberi pembiayaan penuh bagi mahasiswa S2. Saat ini terdapat 20 orang mahasiswa yang menerima pendanaan dan sedang dalam masa studi S2 di berbagai fakultas.

Skema KNB merupakan program pertukaran pelajar terbaru yang dilaksanakan oleh Universitas Negeri Malang. Beasiswa jangka pendek BIPA Universitas Negeri Malang bekerjasama dengan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi ini diwujudkan dengan mendanai mahasiswa untuk mempelajari Bahasa dan Budaya Indonesia. Program ini menghadirkan satu orang mahasiswa asal Hungaria yang akan belajar di Universitas Negeri Malang hingga Bulan Desember 2016.

Beasiswa Unggulan (BU) adalah program pendanaan S3 bagi mahasiswa internasional yang dibiayai oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Saat ini terdapat dua orang yang menerima pendanaan ini dan melanjutkan pendidikan S3 di Univesitas Negeri Malang.

Mandiri (Self-funding) merupakan program perkuliahan regular bagi mahasiswa internasional yang akan menempuh jenjang pendidikan tinggi S1, S2, atau S3 di Universitas Negeri Malang. Mahasiswa program ini dapat membiayai perkuliahan secara individu maupun mendapat bantuan pendanaan dari insttitusi lain seperti beasiswa negara asal mahasiswa atau beasiswa dari institusi lainnya. Saat ini terdapat tujuh orang mahasiswa aktif program mandiri yang berasal dari Timor Leste, Korea Selatan, Laos, dan Thailand.

Program U to U Yala Rajabhat University (YRU), Thailand merupakan program kerjasama antara Universitas Negeri Malang dan Yala Rajabhat University, Thailand. Program ini dilaksanakan dalam bentuk pengajaran Bahasa Indonesia di BIPA Universitas Negeri Malang selama tiga bulan kepada sembilan orang mahasiswa Yala Rajabhat University.

Melalui adanya hubungan kerjasama dengan berbagai institusi bertaraf internasional ini, diharapkan pengajaran Bahasa, Budaya, dan reputasi Pendidikan Tinggi Indonesia dapat terus meningkat di dunia global. (*FDA)