Pengalaman Peserta UM iCamp Dalam Belajar Tarian Indonesia

Hari keempat, 14 Agustus 2017, UM iCamp 2017 menghadirkan Bu Tri Wahyuningtyas beserta mahasisiwi-mahasiswi jurusan Pendiikan Seeni Tari dan Musik Universitas Negeri Malang untuk mengajari para peserta UM iCamp untuk menari tari-tarian tradisional Indonesia. Ke-43 peserta dibagi menjadi 5 kelompok yakni kelompok tarian Sumatera, Jawa, Kalimantan, Bali, dan Papua. Kegiatan dilakukan di campsite, Kampung Wisata Tani (KWT), Kelurahan Temas, Kota Wisata Batu.

Para peserta terlihat bersemangat dalam belajar menarikan tarian khas Indonesia. Mereka berusaha untuk mengikuti setiap gerakan yang diajarkan oleh pelatih masing-masing. Mereka sering bertanya bagaimana gerakan yang seharusnya, bagaimana transisinya, dan sebagainya.

“Saya suka menarikan tarian Papua, karena gerakannya cepat dan lincah. Di negara saya, Filipina, tariannya slow motion. Saya suka dengan tarian Papua,” ungkap Kurt, salah satu peserta UM iCamp ini.

Muy, salah satu peserta dari Kamboja ini juga mengungkapkan bahwa dia suka dengan tarian dari Kalimantan karena gerakannya yang cepat dan juga lincah.

Hal ini diharapkan bahwa para peserta semakin tertarik untuk mempelajari budaya-budaya Indonesia lebih banyak lagi setelah UM iCamp.

 

Penulis : Nada Humaida Rohmah