Mudahnya Proses Pembuaran Batik Jumput Juga Dirasakan Oleh Peserta UM iCamp 2017

Salah satu kegiatan di hari keempat (14/8) UM iCamp 2017 ini adalah menyelesaikan batik dalam proses ngelorot batik dan membuat batik jumput.

Dalam proses ngelorot batik peserta dibantu oleh Bu Ike. Peserta bergantian untuk mencuci dan merebus batik yang sudah mereka lukis. Setelah semua proses batik tulis selesai, peserta memamerkan hasil batik buatannya kepada teman-temannya.

Muy Thoerun, peserta berasal dari Kamboja berkata bahwa dia puas dengan batik buatannya. Dia berhasil menggambar objek yang diinginkan dengan warna yang juga sesuai dengan keinginannya. Dia berhasil juga menulis tanggal dia membuat batik dalam Bahasa Khmer.

Pembuatan batik jumput berbeda dengan pembuatan batik sebelumnya. Workshop Batik Jumput dipimpin dosen-dosen UM.  Peserta tidak harus menggambar pola di atas kain terlebih dahulu. Prosesnya pun juga lebih mudah dan cepat, yaitu menandai sketsa peletakan kelereng pada kain, meletakkan kelereng sesuai dengan sketsa dan membungkusnya dengan tali, penyelupan warna, penyelelesaian dengan mencuci batik jumput, lalu dijemur hingga kering.

Banyak peserta yang mengatakan bahwa proses batik jumput jauh lebih mudah daripada batik tulis dan karena itu tidak sedikit juga dari mereka yang langsung membuat dua batik jumput.

 

Penulis: Nada Humaida Rohmah