{"id":1895,"date":"2020-02-23T16:03:27","date_gmt":"2020-02-23T16:03:27","guid":{"rendered":"http:\/\/oia.um.ac.id\/?p=1895"},"modified":"2024-06-25T20:26:59","modified_gmt":"2024-06-25T13:26:59","slug":"indonesian-day-cooking-is-easy","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/oia.um.ac.id\/id\/indonesian-day-cooking-is-easy\/","title":{"rendered":"Indonesian Day: Cooking is Easy"},"content":{"rendered":"<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large is-resized\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" src=\"http:\/\/oia.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/DSC_0821.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1896\" width=\"507\" height=\"337\" srcset=\"https:\/\/oia.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/DSC_0821.jpg 981w, https:\/\/oia.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/DSC_0821-600x400.jpg 600w, https:\/\/oia.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/DSC_0821-300x200.jpg 300w, https:\/\/oia.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/DSC_0821-768x512.jpg 768w, https:\/\/oia.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/DSC_0821-380x254.jpg 380w, https:\/\/oia.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/DSC_0821-16x12.jpg 16w\" sizes=\"(max-width: 507px) 100vw, 507px\" \/><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kantor Hubungan Internasional UM telah berhasil mengadakan acara <em>Hari Indonesia <\/em>pada tanggal 20 Februari 2020. <em>\u201cCooking is Easy\u201d<\/em> dipilih menjadi tema acara ini dengan tujuan agar para mahasiswa internasional dapat mengenal lebih dalam mengenai jajanan tradisional Indonesia, bukan hanya rasa tetapi juga cara membuatnya. Acara ini dihadiri oleh 36 mahasiswa internasional. Mereka semua mencoba memasak jajanan tradisional Indonesia, seperti pisang goreng, pisang cokelat, dan lumpia. <\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large is-resized\"><img decoding=\"async\" src=\"http:\/\/oia.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/DSC_0776.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1897\" width=\"512\" height=\"341\" srcset=\"https:\/\/oia.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/DSC_0776.jpg 981w, https:\/\/oia.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/DSC_0776-600x400.jpg 600w, https:\/\/oia.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/DSC_0776-300x200.jpg 300w, https:\/\/oia.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/DSC_0776-768x512.jpg 768w, https:\/\/oia.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/DSC_0776-380x254.jpg 380w, https:\/\/oia.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/DSC_0776-16x12.jpg 16w\" sizes=\"(max-width: 512px) 100vw, 512px\" \/><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Acara dimulai pada pukul 15.30 dengan presentasi mengenai penjelasan makanan yang akan dibuat. Setelah itu, para mahasiswa bergabung dengan kelompok mereka masing-masing didampingi dengan LO. Kelompok-kelompok baru yang telah dibuat ini membuat mereka menjadi lebih dekat satu sama lain dan mempunyai teman baru. Di kelompok-kelompok tersebut, mereka mulai memasak. Kali ini, waktu memasak dibuat sedikit berbeda. Setiap kali para mahasiswa mendengar lagu dangdut, mereka harus berhenti memasak dan menari bersama dengan lagu tersebut. Mereka sangat bersemangat mendengar aturan ini, sebab banyak sekali dari mereka yang menyukai lagu-lagu dangdut. Proses memasak makanan Indonesia terasa sangat menyenangkan bagi mereka.\u00a0 <\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large is-resized\"><img decoding=\"async\" src=\"http:\/\/oia.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/DSC_0756.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1898\" width=\"533\" height=\"355\" srcset=\"https:\/\/oia.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/DSC_0756.jpg 981w, https:\/\/oia.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/DSC_0756-600x400.jpg 600w, https:\/\/oia.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/DSC_0756-300x200.jpg 300w, https:\/\/oia.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/DSC_0756-768x512.jpg 768w, https:\/\/oia.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/DSC_0756-380x254.jpg 380w, https:\/\/oia.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/DSC_0756-16x12.jpg 16w\" sizes=\"(max-width: 533px) 100vw, 533px\" \/><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sembari menunggu jajanan tersebut digoreng, aktivitas dilanjutkan dengan pembahasan mengenai angsle, minuman tradisional khas Jawa Timur. Para mahasiswa belajar dan mengenal komposisi angsle yang terdiri dari roti, ketan putih, dan agar-agar yang disiram dengan kuah santan. Mereka semua terlihat penasaran dan tertarik mencoba rasa baru yang belum pernah mereka rasakan sebelumnya. Mereka juga menikmati jajanan yang telah digoreng dan menyanyi bersama.\u00a0 <\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"http:\/\/oia.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/DSC_0788.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1899\" width=\"528\" height=\"351\" srcset=\"https:\/\/oia.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/DSC_0788.jpg 981w, https:\/\/oia.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/DSC_0788-600x400.jpg 600w, https:\/\/oia.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/DSC_0788-300x200.jpg 300w, https:\/\/oia.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/DSC_0788-768x512.jpg 768w, https:\/\/oia.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/DSC_0788-380x254.jpg 380w, https:\/\/oia.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/DSC_0788-16x12.jpg 16w\" sizes=\"(max-width: 528px) 100vw, 528px\" \/><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Acara <em>Hari Indonesia <\/em>ini ditutup pada pukul 5 sore. Sebelum kembali ke asrama dan tempat tinggal masing-masing, mereka berfoto bersama terlebih dahulu sebagai kenang-kenangan. <\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kantor Hubungan Internasional UM telah berhasil mengadakan acara Indonesian Day pada tanggal 20 Februari 2020. \u201cCooking is Easy\u201d dipilih menjadi tema acara ini dengan tujuan agar para mahasiswa internasional dapat mengenal lebih dalam mengenai jajanan tradisional Indonesia, bukan hanya rasa tetapi juga cara membuatnya. Acara ini dihadiri oleh 36 mahasiswa internasional. Mereka semua mencoba memasak jajanan tradisional Indonesia, seperti pisang goreng, pisang cokelat, dan lumpia. Acara dimulai pada pukul 15.30 dengan presentasi mengenai penjelasan makanan yang akan dibuat. Setelah itu, para mahasiswa bergabung dengan kelompok mereka masing-masing didampingi dengan LO. Kelompok-kelompok baru yang telah dibuat ini membuat mereka menjadi lebih dekat satu sama lain dan mempunyai teman baru. Di kelompok-kelompok tersebut, mereka mulai memasak. Kali ini, waktu memasak dibuat sedikit berbeda. Setiap kali para mahasiswa mendengar lagu dangdut, mereka harus berhenti memasak dan menari bersama dengan lagu tersebut. Mereka sangat bersemangat mendengar aturan ini, sebab banyak sekali dari mereka yang menyukai lagu-lagu dangdut. Proses memasak makanan Indonesia terasa sangat menyenangkan bagi mereka.\u00a0 Sembari menunggu jajanan tersebut digoreng, aktivitas dilanjutkan dengan pembahasan mengenai angsle, minuman tradisional khas Jawa Timur. Para mahasiswa belajar dan mengenal komposisi angsle yang terdiri dari roti, ketan putih, dan agar-agar yang disiram dengan kuah santan. Mereka semua terlihat penasaran dan tertarik mencoba rasa baru yang belum pernah mereka rasakan sebelumnya. Mereka juga menikmati jajanan yang telah digoreng dan menyanyi bersama.\u00a0 Acara Indonesian Day ini ditutup pada pukul 5 sore. Sebelum kembali ke asrama dan tempat tinggal masing-masing, mereka berfoto bersama terlebih dahulu sebagai kenang-kenangan.<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":12534,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_et_pb_use_builder":"","_et_pb_old_content":"","_et_gb_content_width":"","footnotes":""},"categories":[267,5],"tags":[],"class_list":["post-1895","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-indonesia-day","category-whats-on"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/oia.um.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1895","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/oia.um.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/oia.um.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/oia.um.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/oia.um.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1895"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/oia.um.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1895\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1900,"href":"https:\/\/oia.um.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1895\/revisions\/1900"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/oia.um.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12534"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/oia.um.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1895"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/oia.um.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1895"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/oia.um.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1895"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}